SEJARAH HIMALA
- Jan 16, 2017
- 2 min read

Himpunan Mahasiswa Langkat Sumatera Utara yang disingkat dengan (HIMALA SUMUT), ini pertama sekali didirikan oleh sekumpulan mahasiswa yang berasal dari kabupaten langkat yang berkuliah di medan Sumatera Utara seperti USU, Unimed, IAIN, ITM, UISU, UMSU, HARAPAN, dan perguruan tinggi lainnya. Mereka mempunyai inisiatip untuk mengumpulkan mahasiswa-mahasiswa tersebut guna untuk memupuk tali silaturrahim di sesama mahasiswa yang berasal dari langkat.
Tokoh sentral pendiri HIMALA yaitu KAMIJO, ST dari ITM, Sumardi, ST (ITM), Iqbal Panantuan Simangunsong, ST dan masih banyak lagi, tapi yang jelasnya penggagas utama kabanyakan adalah anak-anak mahasiswa ITM, HIMALA lahir pada tanggal 13 Maret 2003, walaupun embrio munculnya rumusan ide tersebut semenjak pada tahun 2001, namun pada akhirnya pada tahun 2003 barulah terwujud berdirinya HIMALA di Sumatera Utara. Organisasi ini akhirnya dinamakan dengan PENGURUS BESAR HIMPUNAN MAHASISWA LANGKAT Sumatera Utara disingkat (PB.HIMALA-SU). Periode pertama pada tahun 2003-2005 itu di pimpin oleh BAMBANG Sembiring mahasiswa ITM yang asalnya dari Kecamatan Sei. Lepan Kabupaten Langkat.
Di masa inilah perekrutan dan kegiatan dilakukan degan semaksimal mungkin, akan tetapi belum mencapai hal yang maksimal. tapi dari sinilah HIMALA berusaha memperkenalkan diri kesemua instansi baik pemerintahan, dan petinggi Anggota Dewan, namun belum maksimal dan HIMALA belum mereka kenal dengan baik, namun disisi perekrutan mereka mampu menarik anggota-anggota baru yang boleh dikatakan anggota yang mereka rekrut menjadi militan dan tanggung untuk bibit-bibit penerus HIMALA kedepan, anggota yang mereka mampu rekrut salah satunya adalah Winda Kustiawan, kemudian beliau diamanahkan menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Langkat periode kedua setelah Bamabang sembiring, setelah periodesasi Winda Kustiawan berakhir kemudian tampuk kepemimpinan HIMALA diteruskan oleh Ahmad Muhajir yang berasal dari fakultas Dakwah IAIN Sumatera Utara, setelah Ahmad Muhajir selesai di teruskan Oleh Ahmad Senang yang berasal dari Fakultas Syari’ah IAIN Sumatera Utara dan dilanjutkan Oleh Maulana Akbar Sanjani yang Berasal dari Fakultas Tarbiyah UIN Sumatera Utara setelah periodesasi Maulana Akbar Sanjani Pada tanggal 10 Oktober 2016 dilaksanakan Musyawarah Besar ke VI PB. HIMALA di Aula utama UIN Sumatera Utara yang dihadiri oleh Dewan Pendiri, Penasehat dan Mantan- mantan Ketua Umum beserta seluruh Komisariat HIMALA perguruan tinggi se sumatera Utara dan Aceh, terpilihlah Susianto yang berasal dari Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sumatera Utara untuk melanjutkan tongkat estafet HIMALA.







Comments